Makin Banyak Warga Magelang yang Beraktifitas Diluar, Sepedaan Hingga Makan

BNews—MUNGKID— Aktivitas warga di Kabupaten Magelang mulai menunjukkan peningkatan di luar. Mereka melakukan aktifitas seperti bersepeda hingga mencari makan diluar.


Alasan lainya adalah faktor ekonomi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sehingga mereka harus bekerja.

Pantuan borobudurnews.com hampir setiap pagi terutama akhir pekan ratusan orang berkumpul di lapangan Drh Soepardi Kota Mungkid. Kebanyakan mereka berolahraga sepeda.


Selain itu, juga banyak ditemukan tengah asyik menikmati makanan yang ada di sekitar lapangan Drh Soepardi. Tanpa menerapkan social distancing maupun physical distancing.
“Bosan dirumah terus. Ini baru minggu ini keluar,” kata Budiyanto, warga Mertoyudan ketika ditemui di Lapangan Drh Soepardi.


Dia mengaku keluar hanya untuk olahraga dan mencari udara segar. Usai kegiatan dia pulang.
Hal yang sama dilakukan oleh Suprapto, salah satu penjual sayuran keliling. Menurutnya, dia hanya bertahan satu minggu diam dirumah.


“Pada dua minggu pertama kemarin saya memang berusaha mematuhi anjuran pemerintah untuk tidak keluar rumah, namun karena saat ini kondisi sudah habis-habisan ya saya terpaksa keluar rumah untuk kerja guna memenuhi kebutuhan keluarga,” kata dia.

Menurut dia, pada dua minggu pertama memang kebutuhan keluarga masih dapat dipenuhi dengan uang simpanan. Namun setelah tidak bekerja selama dua minggu akhirnya simpanan menipis dan hampir habis.


Dia mengatakan, dirinya setiap keluar rumah juga selalu mengenakan masker, sering cuci tangan dan menjaga kebugaran tubuh.
“Ya siapapun pasti takut terkena corona, makanya saya juga berusaha melindungi diri agar tidak tertular,” katanya.


Hal sama juga disampaikan Didik, 40, pedagang mie ayam di sekitar Borobudur. Dia terpaksa harus mulai berjualan lagi setelah dua minggu menutup warungnya.

“Dua minggu libur, sama sekali tidak ada pemasukan. Kebutuhan keluarga di rumah banyak. Terpaksa harus jualan lagi,” katanya.


Sementara itu suasana di sejumlah Pasar Tradisional seperti di Borobudur dan Mertoyudan mulai ramai aktifitas pembeli. Jika pada dua minggu pertama aktivitas pasar menurun, minggu ini mulai berangsur makin ramai.


Sejumlah pedagang bukan hanya produk kemasan, tetapi juga pedagang sayuran, makanan, pedagang daging dan ikan juga mulai beraktivitas. (her/wan)

1 Comment
  1. her says

    betul…situasi seperti ini malah pada sepedaan di luar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: