Pelaku Klitih Mertoyudan Mulai Disidangkan

BNews–MUNGKID– Pengadilan Negeri (PN)Mungkid mulai menyidangkan kasus klitih Mertoyudan, bulan ini. Kedua pelaku klitih yang viral setelah beraksi di Mungkid dan Mertoyudan itu bakal segera dijatuhi hukuman.

Sidang mulai digelar, awal Bulan September ini. Jaksa Penuntut Umum(JPU) mendakwa dua pelaku Bintang Surya dan Adhe Mochamad Aji dalam satu berkas yang sama.

JPU Irma Rahmawati mengatakan kedua terdakwa melakukan tindak pidana curas pencurian disertai kekerasan pada 26 Juni 2019 lalu sekitar pukul 22.30 malam. Mereka berkasi untuk mengambil barang berupa hanphone.

“Bertempat di depan SMP N 3 Mertoyudan ikut wilayah Citran Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang atau setidak-tidaknya di suatu tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Mungkid, mengambil barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum,” kata JPU.

“Disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud untuk mempersiap atau mempermudah pencurian atau dalam hal tertangkap tangan untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicurinya, yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu,” tambah dia.

Mereka didakwa melanggar Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan paling lama 12 tahun.

Bersama terdakwa, JPU membawa sejumlah barang bukti. Diantaranya 1 (satu) buah bendo, Handphone merk Samsung J2 PRIME, pakaian, Motor HondaBeat AA 5370 XE. JPU juga sudah menyiapkan saksi untuk membuktikan kejahatan keduanya.

Sebelumnya diberitakan dua pelaku klitih ditangkap oleh warga kemudian diamankan polisi di Mertoyudan. Mereka membacok korban di Pangenan Desa Pasuruhan Mertoyudan kemudian merampas HP di depan SMPN 3 Mertoyudan. (jar/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: