Pemkot Magelang Target Tuntaskan 730 RTLH Tahun 2023

BNews—MAGELANG— Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menargetkan dapat menangani sebanyak 730 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di daerah itu pada tahun 2023.

Program bantuan RTLH bagi masyarakat, khususnya MBR (masyarakat berpenghasilan rendah), memang terus diupayakan oleh Pemkot Magelang, dimana perbaikan rumah tersebut diupayakan untuk meningkatkan derajat keamanan, kenyamanan dan kesehatannya.

Kepala Disperkim Kota Magelang, Bowo Adrianto mengungkapkan tahun ini target penanganan RTLH sebanyak 730 unit, belum termasuk dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang merencanakan akan menangani RTLH sebanyak 200 unit. Penanganan RTLH juga berkolaborasi dengan Kodim 0705/Magelang.

“Dua tahun ini kami mengalokasikan anggaran untuk penanganan RTLH melalui APBD 2022 dan 2023. Pada tahun 2022 telah berhasil dilakukan kegiatan perbaikan RTLH dengan anggaran APBD sebanyak 187 unit rumah. Sedangkan pada tahun 2023 telah dialokasikan anggaran dari APBD untuk perbaikan 730 RTLH,” ungkapnya dalam konferensi pers di kantor Pemkot Magelang, Kamis (9/2/2023).

Adapun untuk mengurangi backlog yang ada di Kota Magelang, saat ini Pemerintah Kota Magelang telah memiliki 3 (tiga) Rusunawa dan 2 (dua) Rumah Khusus (Rusus). Dimana Rusunawa yang telah terbangun tersebut berada di Kelurahan Potrobangsan, Kelurahan Wates, dan Kelurahan Tidar Utara.

Sedangkan untuk lokasi Rusus berada di Kelurahan Wates dan Kelurahan Kedungsari. Saat ini Disperkim Kota Magelang masih terus mengupayakan untuk menambah jumlah Rusunawa/ Rusun/ Rusus di Kota Magelang.

IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Selain itu, Pemerintah Kota Magelang melalui Disperkim juga terus berupaya membangun rumah-rumah layak huni bagi MBR untuk mengurangi backlog dalam sektor kepemilikan rumah.

“Tahun 2022 kami membangun perumahan berbasis komunitas sebanyak 20 unit di Kampung Gumuk Sepiring, Kelurahan Tidar Utara, yang bersinergi dengan Kodim 0705/Magelang dan Bank Jateng,” imbuh Bowo.

Bowo menambahkan, Kota Magelang juga mendapatkan bantuan hunian dari Pemprov Jateng melalui program “Tuku Lemah Oleh Omah” di Kampung Tulung. Terdapat 21 unit rumah tipe 36 yang sudah dibangun dan dihuni oleh warga eks penghuni Rusunawa Potrobangsan yang memenuhi persyaratan.

Untuk diketahui, dari data tahun 2022 kawasan kumuh di Kota Magelang tinggal 26,30 Ha. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!