Tiket Lampion Waisak Borobudur 2026 Resmi Dibuka, Ini Harga dan Fasilitas yang Didapat
- calendar_month 2 jam yang lalu

Tiket Lampion Waisak Borobudur 2026 Resmi Dibuka, Ini Harga dan Fasilitas yang Didapat
BNews-MAGELANG – InJourney Destination Management (IDM) kembali menghadirkan pengalaman spiritual dan budaya melalui perayaan Waisak di Candi Borobudur. Salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat yakni prosesi pelepasan lampion yang menjadi simbol refleksi dan harapan menuju kehidupan yang lebih baik.
Direktur Komersial InJourney Destination Management, Richard Gistang Panutur, mengatakan tradisi pelepasan lampion tidak hanya menghadirkan keindahan visual, tetapi juga memiliki makna spiritual mendalam.
“Tradisi pelepasan lampion dalam perayaan Waisak tidak sekadar indah secara visual, tetapi juga mencerminkan perjalanan batin untuk berefleksi, menenangkan diri, dan menguatkan harapan. Cahaya lampion yang terbang ke langit membawa doa dan harapan, menghadirkan suasana yang penuh makna di tengah kemegahan warisan budaya dunia. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bisa mengikuti prosesi ini secara khidmat dan nyaman,” jelas Richard Gistang Panutur di Yogyakarta, Kamis (7/5/2026).
IDM mengajak masyarakat luas untuk ikut merasakan pengalaman spiritual Waisak Borobudur dengan membuka penjualan tiket lampion secara daring melalui InJourney Destination Management.
Tiket lampion Waisak tersedia dengan harga Rp950.000 untuk wisatawan nusantara dan Rp1.200.000 untuk wisatawan mancanegara.
Tiket tersebut sudah termasuk akses mengikuti pelepasan lampion, tiket masuk kawasan pada 31 Mei 2026; serta berbagai perlengkapan pendukung seperti kaos merchandise Waisak, tote bag, wishing card, pulpen, jas hujan; mini flashlight, hingga layanan shuttle kendaraan listrik pulang-pergi. Penjualan tiket dibuka mulai 18 April 2026 hingga 31 Mei 2026.
Bagi pengunjung yang ingin mendapatkan pengalaman lebih mendalam, tersedia paket tiket lampion yang terintegrasi dengan kegiatan sunrise pradaksina. Paket ini mengajak peserta mengikuti prosesi pradaksina atau walking meditation mengelilingi Candi Borobudur pada pagi hari setelah malam pelepasan lampion.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Peserta dapat merasakan praktik mindfulness dengan berjalan sambil memusatkan perhatian pada setiap gerakan tubuh, sensasi telapak kaki yang menyentuh tanah, serta ritme napas di kawasan situs warisan dunia tersebut. Paket ini ditawarkan dengan harga Rp1.350.000 untuk wisatawan nusantara dan Rp1.750.000 untuk wisatawan mancanegara.
Selain fasilitas tiket lampion, peserta juga mendapatkan akses masuk kawasan pada 31 Mei dan 1 Juni 2026, tiket sunrise pradaksina, layanan upanat, serta transportasi EV wara-wiri di dalam kawasan. Penjualan paket ini dimulai pada 25 April 2026 hingga 31 Mei 2026.
Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin menyaksikan pelepasan lampion dari area tribun, IDM juga menyediakan tiket khusus di sisi selatan Marga Utama Candi Borobudur yang menjadi lokasi utama pelepasan lampion.
Tiket tribun dibanderol Rp250.000 untuk wisatawan nusantara dan Rp350.000 bagi wisatawan mancanegara. Tiket tersebut sudah termasuk akses masuk kawasan pada 31 Mei 2026 dan tempat duduk tribun saat prosesi berlangsung. Penjualan tiket tribun dibuka mulai 2 Mei hingga 31 Mei 2026.
Selain itu, tersedia pula tiket masuk kawasan Taman Wisata Candi Borobudur bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana pelepasan lampion dari area umum. Tiket dijual seharga Rp65.000 untuk wisatawan nusantara dan Rp150.000 untuk wisatawan mancanegara. Penjualan tiket dimulai pada 9 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Richard Gistang Panutur menambahkan perayaan Waisak di Borobudur menjadi ruang perjumpaan nilai spiritual, budaya, dan kemanusiaan. IDM juga mengajak seluruh pengunjung mematuhi ketentuan yang berlaku demi menjaga kekhidmatan; serta kelestarian kawasan Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia.
“Pelepasan lampion bukan hanya sebuah tradisi, melainkan momentum refleksi yang mengajak kita semua untuk; melepaskan hal-hal yang membebani, sekaligus menumbuhkan harapan baru. Kami berharap setiap pengunjung dapat merasakan ketenangan, kebersamaan, serta makna mendalam dari perayaan ini,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan yang terkelola dengan baik, perayaan Waisak diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan; tetapi juga menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat nilai toleransi serta menghadirkan harmoni antara manusia, budaya, dan alam. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2










Saat ini belum ada komentar