PDP Meninggal Dunia Asal Muntilan Sempat PCR, ini Riwayatnya

BNews–MUNGKID– Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dilaporkan meninggal dunia olehPemkab Magelang merupakan asal Kecamatan Muntilan (21/8/2020). Ia merupakan seorang laki-laki berusia 61 tahun.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi pasien tersebut sempat masuk di IGD RSU Tidar Kota Magelang pada 20 Agustus 2020 pagi.

“Almarhum ini masuk IGD dengan gejalan awal sesak nafas dan batuk. Setelah mendapat perawatan di IGD dan belum membaik lalu pindah ke ICU, dan meninggal dunia Kamis sore pukul 16.50 wib,” katanya.

Nanda juga menyampaikan bahwa pasien ini sempat dilakukan Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk diagnonas Covid-19. Namun hasilnya belum keluar sehingga statusnya PDP.

“Hasil PCR belum keluar sehingga pemakaman tetap menerapkan protokol covid-19 oleh petugas pada kami malam pukul 22.00-23.00 wib,” ungkapnya.

Sebelumnya juga diberitakan terdapat juga PDP ini di Kabupaten Magelang. “PDP baru ini berasal dari Muntilan dan Sawangan,” imbuh Nanda.

Sehingga jumlah PDP saat ini masih berjulam 10 orang. Dimana jumlah sebelumnya 9 orang ditambah dua PDP baru dan dikurangi satu PDP meninggal dunia.

Yang menggembirakan, setelah beberapa hari bertambah terus kasus positif, kata dia untuk hari ini tidak ada. “Hari ini tidak ada penambahan pasien positif covid-19 dan tidak ada yang sembuh juga. Sehingga total masih 42 orang pasien positif yang dirawat maupun isolasi mandiri,” paparnya.

Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), pada 21 Agustus 2020, berjumlah 6 orang. Jumlah tersebut setelah terdapat dua ODP lolos pantau.

Dilaporkan juga untuk angka kesembuhan PDP hingga saat ini menjadi total 369 orang. Sedang kesembuhan pasien positif Covid-19 berjumlah 177 orang.

Sementara untuk jumlah kasus meninggal dunia menjadi 61 kasus.”Dengan keterangan meninggal dunia dalam status PDP sebanyak 54 orang dan status positif berjumlah tujuh orang,” pungkasnya. (bsn/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: