Ribuan Kursi SMA/SMK Negeri di Jateng Belum Terisi

BNews—JATENG—Ribuan kursi SMA/SMK Negeri di Provinsi Jateng diketahui masih kosong untuk siswa baru yang diterima pada tahun ajaran baru 2020/2021. Dari data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng tercatat 4.825 kursi belum terisi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Jumeri menyebut jumlah tersebut terbagi atas 1.578 kursi yang tidak terisi dari proses PPDB. Kemudian 2.981 kursi karena ada yang mengundurkan diri, dan 266 kursi dari pembatalan dari proses verifikasi.

”Hasil pendataan itu setelah selesainya daftar ulang, jumlah kursi kosong sebanyak 4.825 dengan sebaran di beberapa sekolah,” kata Jumeri, Rabu (15/7/2020).

Dia menjelaskan, pihaknya akan membuat kebijakan pemenuhan daya tampung sebagai upaya peningkatan layanan akses untuk meminimalkan angka tidak melanjutkan sekolah. Selain itu, sebagai upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) dalam dimensi lama sekolah.

”Sasarannya diarahkan terbatas pada kelompok masyarakat kurang beruntung (miskin). Yang berpotensi tidak melanjutkan karena faktor biaya, dan harus mendapatkan dukungan dari pemangku kepentingan wilayah,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan bahwa kekosongan kursi tersebut dikarenakan adanya peserta didik yang mengundurkan diri. Meskipun sudah diterima di sekolah negeri melalui PPDB Online.

”Ini masih dihitung oleh teman-teman di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Ternyata ada yang memilih sekolah swasta, jadi dia (peserta didik) diterima di sekolah negeri, tetapi juga mendaftar di sekolah swasta,” jelasnya.

”Nah yang kosong ini sedang dihitung secara keseluruhan untuk nanti kita buatkan kebijakan khusus,” pungkasnya. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: