Tumbuhkan Inovasi Daerah, Pemkot Magelang Gelar MIA 2024
- calendar_month Rab, 20 Nov 2024

Pemkot Magelang menggelar Magelang Innovation Award (MIA) 2024, di Gedung Wanita Kota Magelang, Selasa (19/11/2024). (foto: Prokompim Kota Magelang)
BNews–MAGELANG– Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang kembali menggelar Magelang Innovation Award (MIA). Kali ini acara dilaksanakan di Gedung Wanita Kota Magelang, Selasa (19/11/2024).
Ajang tahunan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para aktor inovasi daerah yang berkontribusi dalam mendorong terciptanya ekosistem inovasi dan memperkuat budaya inovasi di Kota Magelang.
MIA 2024 yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Magelang itu bertujuan untuk mendorong dan memotivasi penyelenggara pemerintahan untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Harapannya berbagai permasalahan pelayanan dapat diselesaikan secara lebih cepat, mudah, efisien, dan tepat sasaran,” jelas Kepala Bapperida Kota Magelang, Handini Rahayu, di sela-sela kegiatan.
Handini menjelaskan, pelaksanaan MIA 2024 diawali dari hasil Riset Unggulan Daerah (RUD) yang bersifat kompetitif, dengan bantuan dana penelitian yang diberikan sebesar Rp20 juta.
MIA 2024 meliputi penyerahan sertifikat Kekayaan Intelektual (KI) kepada 20 inovator di lingkungan Kota Magelang. Penyerahan penghargaan khusus kategori inovasi pelayanan publik instansi vertikal.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Selanjutnya, penyerahan penghargaan lomba Inovasi Daerah Kota Magelang (Idaman) tahun 2024, kepada ke-6 pemenang dan ke-14 finalis yang berkompetisi. Kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama menuju Kota Magelang menjadi kota terinovatif.
Pjs Wali Kota Magelang, Ahmad Aziz mengutarakan, MIA 2024 ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi Pemkot Magelang terhadap kemajuan riset dan inovasi di Kota Magelang.
Penghargaan ini tidak hanya untuk mengakui prestasi yang luar biasa, namun juga bertujuan untuk memberikan motivasi kepada seluruh peserta baik peneliti, akademisi, inovator, maupun masyarakat luas. Agar senantiasa berkreasi dan mengembangkan inovasi-inovasi yang dapat membawa perubahan positif bagi daerah kita tercinta.
“Kami menyadari, untuk mewujudkan Kota Magelang sebagai kota yang inovatif, dibutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Riset dan inovasi tidak bisa berdiri sendiri; perlu adanya ekosistem yang mendukung,” tandasnya.
Oleh sebab itu, diperlukan terobosan yang bisa memperkuat sinergi antara berbagai pihak. Salah satu pendekatan yang saat ini sangat relevan adalah kolaborasi berbasis hexahelix, yang melibatkan pemerintah, akademisi, industri, komunitas, media, dan lembaga keuangan sebagai unsur penting dalam ekosistem inovasi.
“Dengan melibatkan keenam elemen ini, kita dapat menciptakan ruang kolaboratif yang memadai untuk menumbuhkan inovasi dan riset yang berkelanjutan. Dengan begitu, harapan kita untuk melihat Kota Magelang tumbuh menjadi pusat inovasi yang berdaya saing tinggi di masa depan akan semakin terbuka lebar,” paparnya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar